Bagaimana Cara Melakukan Uji Perfoma Terhadap Laminar Air Flow yang Kita Miliki?

Bagaimana Cara Melakukan Uji Perfoma Terhadap Laminar Air Flow yang Kita Miliki?

Uji Performansi Laminar Air Flow (LAF)

        Uji performansi Laminar Air Flow (LAF) dapat dilakukan dengan melakukan pengujian secara berkala untuk memastikan bahwa LAF bekerja sesuai dengan spesifikasinya. Frekuensi pengujian dan penentuan jumlah titik sampel dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti aplikasi, penilaian risiko, alur kerja, dan juga beban kerja.

        Dalam contoh ini, LAF yang digunakan berasal dari produsen perangkat medis, dimana uji performansi dilakukan setiap enam bulan sekali untuk memastikan bahwa LAF tersebut memiliki kesesuaian dengan ISO 14644-1 Kelas 5. Empat titik pengambilan sampel dipilih berdasarkan penilaian risiko terhadap material dan juga terhadap alur kerja. Dua lokasi pengujian dipilih berdasarkan posisi hilir relatif terhadap peralatan di aliran udara yang tersaring HEPA. Mengacu pada ISO 14644-1, apabila lokasi pengambilan sampel kurang dari 9 lokasi maka diharuskan menggunakan pengujian secara statistik dengan menggunakan t-student dan dua lokasi lagi harus dipilih untuk mengurangi varians statistik.

Langkah-Langkah Uji Performansi Laminar Air Flow (LAF)

         Uji performansi Laminar Air Flow (LAF) dapat dilakukan dengan menggunakan langkah-langkah sebagai berikut :

  • Particle Counter atau alat penghitung partikel digunakan untuk melakukan uji performansi LAF dengan melakukan pengambilan laju aliran yang relatif rendah, yaitu 0,1 ft3/min.

  • Particle Counter tersebut dimasukkan dalam LAF selama beberapa menit (1-2 menit) untuk mengukur jumlah partikel yang terdapat di dalamnya dan juga dilakukan pengukuran pada beberapa titik sampel yang telah ditentukan sebelumnya.

  • Data yang diperoleh dari Particle Counter tersebut direkam dan disesuaikan dalam satuan meter kubik sesuai dengan standar ISO 14644-1.

  • Dari data yang diperoleh tersebut dilakukan pengujian secara statistik dengan menggunakan t-student.

  • Dilakukan perhitungan terhadap rata-rata jumlah partikel pada masing-masing lokasi yang telah diperoleh, mean of the average, dan juga the square of error.

  • Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan dapat diperoleh nilai upper confidence limit (batas kepercayaan atas) 95% yang nantinya dibandingan dengan standar ISO 14644-1 untuk mengetahui LAF tersebut masih sesuai dengan standar atau tidak.

         Berdasarkan penjelasan mengenai cara melalukan uji performansi laminar air flow diatas, apabila terdapat pertanyaan lebih lanjut terkait desain maupun material laminar air flow yang kami tawarkan, anda dapat menghubungi kami di contact us.