Aplikasi dan Penggunaan Laminar Air Flow di Berbagai Bidang

Aplikasi dan Penggunaan Laminar Air Flow di Berbagai Bidang-Bidang Industri

Industri Elektronik dan Kedirgantaraan

          Industri elektronik dan kedirgantaraan memanfaatkan laminar air flow untuk mengontrol materi partikulat yang terbawa udara. Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (NASA) telah menetapkan persyaratan untuk mengontrol materi partikulat yang dapat hidup (mikroba) dan tidak dapat hidup. Beberapa industri di Amerika Serikat telah melakukan studi untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan laminar air flow pada tingkat kontaminasi mikroba yang mungkin ditimbulkan pada area industri elektronik dan juga kedirgantaraan Amerika Serikat. Dari studi yang dilakukan tersebut dapat diketahui bahwa lingkungan industri yang lebih dikontrol dengan mengurangi jumlah kontaminasi partikulat dengan menggunakan laminar air flow pada proses industri maka akan mengakibatkan jumlah mikroba yang dapat mengkontaminasi lingkungan industri juga akan berkurang.

Industri Farmasi

          Industri farmasi terus mengembangkan metode yang lebih baik untuk melindungi kualitas dan sterilitas dari produk-produk farmasi yang dihasilkan. Proses sterilisasi memainkan peran penting dalam pembuatan banyak produk farmasi, bersama dengan penggunaan bahan berkualitas, teknik pembuatan yang baik, lingkungan yang terkontrol, dan prosedur pengujian yang efisien. Proses sterilisasi inilah yang harus dilakukan dalam lingkungan kerja yang steril dan disinilah laminar air flow berperan penting dalam proses sterilisasi produk-produk farmasi. Penggunaan lain dari laminar air flow dalam industri farmasi dan adalah dalam prosedur kultur jaringan.. Banyak vaksin disiapkan dalam kultur sel jaringan yang harus dijaga agar bebas dari kontaminasi bakteri dan virus. Penggunaan laminar air flow telah memberikan peran yang signifikan terhadap pencegahan kontaminasi sel jaringan.

Bidang Kesehatan

          Pada bidang kesehatan, aplikasi utama laminar air flow telah banyak digunakan dalam dua area, yaitu isolasi pasien untuk meminimalkan infeksi pasien yang rentan, dan juga digunakan di ruang bedah. Sejumlah sistem isolator pasien telah dikembangkan dan digunakan untuk meminimalkan infeksi setelah pembedahan untuk kemoterapi eksperimental dan untuk pengobatan pasien yang sangat rentan terhadap infeksi, seperti kasus luka bakar parah. Prinsip dari laminar air flow inilah yang memberikan perlindungan bagi pasien dan juga lingkungannya dari infeksi mikroba yang mungkin ditimbulkan pasca dilakukannya pembedahan maupun operasi.

         Penggunaan laminar air flow di ruang bedah telah dimiliki oleh dua lembaga penelitian, yaitu di Bataan Memorial Hospital, Albuquerque, New Mexico yang menggunakan laminar air flow vertikal, dan di National Institutes of Health yang menggunakan laminar air flow horizontal. Studi yang dilakukan dalam pembedahan dengan menggunakan aliran bawah (downflow) telah menunjukkan bahwa tingkat kontaminasi mikroba yang terbawa udara sangat rendah di dalam ruang operasi dan sangat rendah pada sampel yang dikumpulkan di dalam laminar air flow. Keefektifan prinsip penggunaan laminar air flow di ruangan bedah telah terbukti dapat mengendalikan kontaminasi mikroba yang terbawa udara.

Berdasarkan penjelasan mengenai penggunaan dan aplikasi laminar air flow pada berbagai bidang diatas, apabila terdapat pertanyaan lebih lanjut terkait desain maupun material laminar air flow yang kami tawarkan, anda dapat menghubungi kami di contact us.